Tuesday, January 21, 2014

Hubungan Kebudayaan dengan kepribadian masyarakat Melayu

Kebudayaan merupakan karakter suatu masyarakat bukan karakter individual. Semua yang di pelajari dalam kehidupan sosial akan di wariskan dari generasi ke generasi berikutya yang merupakan kebudayaan.

menurut Ralph Linton, kebudayaan adalah warisan dari anggota masyarakat. artinya kebudayaan bersifat turun temurun. Meskipun masyarakat akan senantiasa silih berganti oleh kebudayaan dan kelahiram. kebudayaan itu sendiri secara langsung dapat mempengaruhi kepribadian individu, karena individu itu tinggal di lingkungan masyarakat yang memiliki kebudayaan.

dalam proses sosial kebudayaan tidak pernah lepas dari kepribadian, dalam proses belajar sosialisasi yang panjang. gagasan tingkah laku, atau tindakan manusia itu di tata, dikendalikan pola-polanya oleh sistem nilai dan norma dalam masyarakat. sebaliknya, kebudayaan turut memberikan sumbangan pada pembentukan kepribadian.

Walaupun berbeda satu sama lain hal itu akan dirancang oleh norma dalam proses sosialisasi dan proses kebudayaan selana hidup sejak masa kecil. ciri-ciri dan unsur kepribadian sebenernya sudah tertanam dalam jiwa seseorang sejak awal, yaitu di masa kanak-kanak melalui proses sosialisasi dalam keluarga yang tentunya akan dipengaruhi oleh faktor daerah, cara hidup di desa atau kota, agama, kelas sosial, dll

Pola Saling Menghormati dan Saling Memberi Masyarakat Melayu

Pola saling menghormati dan saling memberi adalah salah satu gejala sosial. gejala saling menghormati dan saling memberi dalam masyaratkat melayu tampak dalam tiga kegiatan yang saling berkaitan, yaitu menanam budi (memberi), menerima budi (menerima), dan membalas budi (membalas)

a. menanam Budi

menanam budi disebut juga membuat budi atau menabur budi. menanam budi bertujuan untuk berbuat baik.

b. menerima Budi

Budi diberikan kepada orang lain seperti misalnya saudara sekerabat, tetangga, dan sahanat karib. menurut adat-istiadat Melayu, budi yang diberikan harus diterima dan dihargai sebagai tanda penghargaan dengan menyampaikan ucapan terima kasih.

c. membalas Budi

tidak ada kewajiban untuk membalas budi seseorang. akan tetapi, setiap orang yang menirima budi merasa berkewajiban membalas kebaikan yang diberikan dengan kebaikan pula.

sumber:

http://sandranurhaqi.blogspot.com/2013/01/pengaruh-kebudayaan-terhadap-kepribadian.html
http://nurafni.com/2012/12/15/tradisi-masyarakat-melayu/

No comments:

Post a Comment