Thursday, June 12, 2014

sinetron FTV

FTV itu mungkin singkatan dari Fantasy Television. Fantasy itu artinya Hayalan. pantes aja gua selesai nonton FTV gua selalu ngayal kisah cinta gua kayak FTV walaupun gua ga punya seseorang yang gua cintai *nulis di pinggir laut*

gua pernah nonton FTV. bisa dibilang sering. bahkan pas nulis ini gua lagi nonton FTV. dan ceritanya itu mainstream. mulai dari tabrakan dikampus trus bukunya jatoh pas ngambil buku bareng malah pegangan tangan. selama gua kuliah, gua ga pernah ngeliat ada orang yang kemana-mana bawa tas, tapi bukunya dipegang!! dan ditabrakan sampe bukunya jatoh!! tapi yang paling mainstream menurut gua adalah, cewek cakep dapetnya cowok cakep. lantas kemana orang yang jelek? mereka cemburu, dan berniat jahat. udah jelek, jahat. mungkin mereka berharap ada cewek yang mukul-mukul lucu sambil teriak manja "kamu jahat!". jujur, gua pengen digituin. berarti gua jahat, dan mungikin juga gua jelek!!

untungnya hal tersebut hanya terjadi di FTV. tidak untuk dunia nyata. jadi semangat buat orang jelek yang jomblo! *berdiri ditengah karang yang diterpa ombak*

asal mula Jomblo dan Single

gua mau ngebahas tentang perbedaan jomblo dan single disini. sebenernya sih sama. sama sama belom punya pasangan hidup. bedanya, kalo Jomblo bisa menerima takdir. kalo Single adalah mereka yang "sendiri" namun tak ingin dibilang Jomblo.

Jomblo, ini adalah singkatan dari Jogja-Malioboro. harusnya sih Jombro, cuma berhubung yang nyupir cadel, jadi jomblo. diambil dari stiker angkot yang narik dari Jogja-Malioboro. supir tersebut hanya mau mengantar orang yang "sendiri". sampai akhirnya supir tersebut meninggal diangkot Jombro pada tahun 1940 (kena bom perang)

sedangkan Single, adalah singkatan dari Sidoarjo Jungle. jadi dulu ada pasangan yang ingin menikah di Sidoarjo, namun sang Wanita meninggalkan Pria yang malang itu "sendirian" dihutan(Jungle) yang berada di Sidoarjo. cukup tragis bukan?

itulah asal mula Jomblo dan Single (ngaco)

Mie Goreng vs Nasi Goreng

gua mau ngebahas tentang Mie Goreng vs Nasi Goreng. pada tau kan makanan khas yang dua ini? yang membedakan dikeduanya adalah, yang satu pake mie, yang satu lagi pake nasi. cuma caranya sama. sama-sama digoreng!!

lalu apa yang mau gua bahas disini? gua juga sebenernya bingung. gua cuma asal tulis. jadi dibaca aja. kalo gakuat angkat tangan dan jatuhkan senjata anda. *soundtrack lagu the raid*

Mie Goreng, berasal dari nenek moyang kita. pas dia lagi ngerebus Mie, dia gasuka kuah. jadi kuahnya dibuang trus mie nya digoreng. jadilah Mie Goreng!!

kalo Nasi Goreng, berasal dari tetangga nenek moyang. tetangganya ini nenek nenek juga. jadi sebut saja nenek goyang, temen deket nenek gayung (ga penting). dia ga mau kalah. dia mau makan Mie Goreng tapi cuma punya Nasi. jadi dia kesel dan akhirnya mengoreng nasi tersebut!! jadilah nasi goreng!!

setelah nenek moyang dan nenek goyang memakan masakannya masing masing, mereka bertanya tanya, "kenapa rasanya ga enak?" ternyata karena mereka tidak pakai kecap. karena dulu kecap sulit didapat. hanya orang kerajaan yang boleh makan kecap. bahkan kecap sendiri diambil dari nama kerajaan. kerajaan cilacap (kecap).

suatu hari, kerajaan cilacap mengadakan kompetisi masak dengan bahan utama kecap. nenek moyang dan nenek goyang ikut dalam kompetisi yang diikuti oleh ratusan orang tersebut. ketika penilaian, skor nenek moyang dan nenek goyang imbang sampai babak kedua usai (kaya sepakbola).
sedangkan peserta lainnya harus menyerah karena skornya tertinggal jauh. dan juri pun memutuskan untuk menjadikan mereka berdua juara dikompetisi masak yang diadakan oleh kerajaan cilacap. itulah sejarah bohong dari Mie Goreng dan Nasi Goreng. believe it or not!! i think you not believe that!! because i dont believe that too!!