Grid computing merupakan salah satu jenis dari komputasi modern
yang setiap tahun mengalami kemajuan dari sisi hardware, maupun software. Grid
Computing sendiri adalah sebuah arsitektur yang dapat menghasilkan sistem
informasi perusahaan yang memiliki biaya yang rendah terhadap dinamika bisnis.
tujuan Grid Computing adalah untuk mempromosikan pengembangan dari teknologi
agar memberikan kemudahan dan skala akses yang lebih besar untuk
mendistribusikan sumber daya. konsep dari Grid Computing adalah menciptakan
keseimbangan antara pengaturan sumberdaya dan kontrol yang fleksibel dengan
biaya yang lebih murah.
Secara garis besar ada 3 elemen-elemen pokok dari Grid Computing:
Hardware
Mencakup perangkat penyimpanan, processor,
memori, dan jaringan dan software lainnya yang didesain untuk mengola
hardward-nya seperti database, manajemen penimpanan, dll.
Software
Menghubungkan semua middleware. Middleware
merupakan bagian software yang terletak antara sistem operasi dan aplikasi yang
berfungsi sebagai penghubung komunikasi antar objek dari sistem yang berbeda. Unsur
dasarnya adalah keamanan, sumber daya, pengaturan data dan layanan informasi.
Brainware
Brainware adalah user. Meliputi pemeliharaan dan pemakaian grid.
Cara kerja Grid Computing:
Menurut tulisan singkat oleh Ian Foster ada check-list yang
dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu sistem melakukan Grid Computing:
- Suatu sistem melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah kendali pusat.
- Menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka dalam artian tidak terpada pada suatu implementasi.
- Berusaha mencapai kualitas layanan yang canggih yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari Grid Computing tersebut.
![]() |
| cara kerja Grid Computing |
Kelebihan dari Grid Computing
- Dapat menjadi solusi bagi perusahaan agar memiliki sistem informasi yang berteknologi canggih yang dapat mendukung kinerja perusahaan dengan biaya yang lebih murah.
- Membuka peluang bagi adanya kerjasama lintas organisasi, lintas benua, bahkan lintas bangsa. tanpa harus melakukan investasi besar-besaran dalam bidang teknologi informasi perushaan dapat melakukan komputasi yang rumit dengan super komputer
Kekurangan dari Grid Computing:
- Manajemen institusi terlalu birokratis yang menyebabkan mereka enggan memberikan fasilitas yang dimiliki untuk digunakan bersama.
- Sumberdaya manusia yang dapat mengelola grid computing masih sedikit. Banyak teknisi yang tidak memiliki pengetahuan tentang manfaat dari grid computing itu sendiri.
Contoh Grid Computing yang di Implementasikan:
- Scientific Simpualtion, Diimplementasikan pada bidang fisika, kimia dan biologi agar dapat melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks
- Medical images, Untuk menyimpan medical-image.
- Computer-Aided Drug Discovery, Untuk membantu penemuan obat.
- Big Science, Digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang biasanya disponsori oleh pemerintah
- E-Learning, Membantu membangun ifrastruktur untuk pertukaran informasi pada bidang pendidikan.
- Visualization, Dapat membantu proses visualisasi untuk perhitungan yang rumit
- Microprocessor design, Untuk membantu mengurangi micropocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan sumberdaya yang lebih efisien.





